Cerita Seru Pertukaran Mahasiswa Outbond Agribisnis Unimuda di Unpad

Cerita Seru Pertukaran Mahasiswa Outbond Agribisnis Unimuda di Unpad

Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMM-DN) merupakan satu dari delapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diadakan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-ristek). Program pertukaran mahasiswa merdeka ini memberikan pengalaman belajar kebudayaan dan sistem alih kredit sebanyak 20 SKS. PMM-DN yang sudah berjalan satu semester ini menyisakan cerita tersendiri. Kegiatan yang seharusnya dilakukan secara offline harus digelar secara daring akibat kasus Covid-19 yang meningkat dan berefek pada perpanjangan PPKM Darurat

Joko Setiawan salah satu mahasiswa Agribisnis angkatan 2020, Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong menceritakan sedikit pengalamannya ketika mengikuti PMM-DN. Joko berkesempatan belajar di Universitas Padjadjaran ,Jatinangor, Jawa Barat

“Meskipun PMM-DN ini dilakukan secara daring tanpa bertemu langsung dengan mahasiswa disana, saya sangat senang karna bisa merasakan bagaimana kuliah di salah satu kampus terbaik di Indonesia dan mendapatkan teman baru juga” kata Joko, Senin (01/22).

Meskipun demikian, Joko menjelaskan bahwa ia mengalami kesulitan terkait dengan adaptasinya dengan lingkungan baru. Tetapi dengan seiring berjalannya waktu, ia berusaha untuk menyesuaikan diri untuk berbaur dengan mahasiswa disana.

“jadi saya mau nggak mau harus menyesuaikan dengan teman-teman disana, saya harus bisa beradaptasi dengan mahasiswa disana karna memang perbedaan kultur budaya yang membuat saya kesulitan untuk beradaptasi” tekannya.

Joko juga menceritakan bagaimana perbedaan sistematika pembelajaran di Universitas Padjadjaran. Prosedur pembelajaran daring yang lebih sistematis dan teratur di Universitas Padjadjaran, diharapkannya dapat ditiru oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong tempat ia berkuliah.

“Jujur di Universitas Padjadjaran lebih canggih karena menggunakan sistem yang lebih terarah, misalnya sistem kehadiran menggunakan fitur Sistem Informasi Adminitrasi Terpadu (SIAT) dan kode yang telah disediakan oleh kampus disana sehingga dapat terlihat jelas riwayat kehadiran seluruh mahasiswa. Harapanku semoga ini bisa ditiru Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dalam sistem pembelajaran daring,” ujarnya. (JS)