Pada 22 September 2026, dosen pembimbing lapangan dari Fakultas Pertanian Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Papua Barat Daya. Monitoring ini bertujuan memastikan perkembangan kompetensi, kedisiplinan, serta keterlibatan mahasiswa dalam seluruh aktivitas karantina.
Hasil monev menunjukkan (1) Seluruh mahasiswa melaksanakan PKL di BKHIT Papua Barat Daya. (2) Mahasiswa mampu melaksanakan tugas sesuai arahan dan standar kerja yang diberikan. Kompetensi yang dicapai meliputi penguasaan tugas-tugas di bidang karantina hewan, ikan, maupun tumbuhan. (3) Mahasiswa mengisi logbook harian serta mengikuti evaluasi mingguan, dua mingguan, dan presensi sesuai ketentuan. (4) Kehadiran, disiplin, serta hubungan kerja mahasiswa dinilai baik. Mereka aktif mengikuti kegiatan dan menunjukkan sikap positif di lingkungan kerja. (5) Mahasiswa sudah memahami standar K3 serta mampu beradaptasi dengan baik, terutama di lab. (6) Tidak ditemukan kendala berarti selama pelaksanaan PKL karena arahan dari pihak balai sudah jelas dan efektif. (7) Dosen pembimbing memberikan arahan agar mahasiswa terus meningkatkan soft skill, komunikasi, dan sikap selama PKL. Beberapa mahasiswa diharapkan dapat lebih aktif dan optimal dalam berpartisipasi. (8) Pembimbing lapangan menyatakan mahasiswa menjalankan tugas dengan baik, menunjukkan semangat, serta hasil evaluasi secara keseluruhan sangat memuaskan.
Monitoring ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk semakin meningkatkan keterampilan dan etos kerja, sekaligus mempererat kerjasama antara UNIMUDA dan BKHIT Papua Barat Daya untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang karantina.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa PKL dari Fakultas Pertanian UNIMUDA di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Barat Daya. Selama menjalani praktik kerja, para mahasiswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Mereka tidak hanya aktif dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu bekerja sama dengan tim dan mematuhi standar operasional yang berlaku di balai. Kami berharap pengalaman yang didapat selama PKL dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan kompetensi dan profesionalisme mereka di masa depan. Balai Karantina selalu terbuka untuk mendukung proses pendidikan dan berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dengan baik di tahun-tahun mendatang.” Kepala BKHIT Papua Barat Daya