Sorong - Mahasiswa Agribisnis Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong bersama Dosen pembimbingnya Ibu Aldilla Mawanti Athirah, M.Si melakukan praktik lapang di kediaman Kakak Billy yang mana beliau ini di kenal sebagai pembisnis sukses di bidang pertanian modern yang memiliki usaha sayuran hydroponik. Papua Farm adalah nama usaha yang dijalankan oleh kak Billy yang berlokasi di Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Seorang kak Billy yang memiliki visi untuk meningkatkan ketahan pangan dan memberdayakan petani lokal melalui teknologi pertanian modern. Kak Billy yang memiliki latar belakang Pendidikan di bidang Akuakultur bisa menerapkan metode pertanian inovatif di kabupaten sorong. Kegiatan praktik lapang ini dilakukan pada hari Kamis (13/06/2024) di Greenhouse Papua Farm, Kabupaten Sorong.
Hydroponik adalah metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, melainkan memanfaatkan air yang diperkaya dengan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman. Teknik ini sangat cocok untuk daerah yang memiliki keterbatatasan lahan subur. Di papua Barat Daya, hydroponik mulai di terapkan untuk mengatasi berbagai tantangan pertanian tradisional, seperti keterbatasan lahan subur, curah hujan yang tidak merata, kondisi tanah yang kurang mendukung pertanian konvesional.
Pada awalnya, Papua Farm di mulai sebagai proyek kecil di teras rumah pribadinya dengan menggunakan alat dan bahan bekas dari botol, nampan dan lain sebagainya. Modal yang terbatas dan dukungan dari investor lokal yang bergerak di bidang hydroponik, kak Billy mulai membangun fasilitas dasar dan sistem hydroponik sederhana. Proyek ini juga di dukung oleh beberapa Lembaga swadaya masyarakat.
Kenapa Hydroponik? Karena sistem ini lebih menghemat air (efisiensi tenaga kerja), bertanam tanpa tanah (bisa di lakukan di lahan terbatas dan berbagai tempat), bebas pestisida (dapat menghasilkan produk sayuran bersih, dan sehat), kuantitas hasil produksi lenih unggul (dapat di lakukan di berbagai musim), serta pemeliharaan lebih mudah terkontrol dan masa panen lebih cepat.
Papua Farm sebagai salah satu pelopor pertanian modern telah berhasil menunjukkan bahwa sistem ini dapat di terapkan di Papua Barat Daya dengan hasil yang menjanjikan. Kak Billy juga aktif memberikan pelatihan serta edukasi kepada petani lokal dan masyarakat sekitar untuk memperkenalkan konsep hydroponik dan cara pengelolaannya. Selain masyarakat menjadi target pasar ia juga berkolaborasi dengan supermarket, rumah makan, dan kapal pesiar atau wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat. Proyek ini telah berhasil meningkatkan produksi pertanian lokal serta keberhasilan Papua Farm juga telah menarik perhatian media dan pihak swasta yang tertarik untuk berinvestasi dalam pertanian berkelanjutan. Berkat pelatihan dan edukasi dari seorang pembisnis yang suskes di usia muda ini masyarakat di daerah Doom sudah menerapkan metode hydroponik di atas permukaan air asin dengan hasil yang bagus dan segar.
Nur Aisyah salah satu mahasiswa agribisnis sangat antusias dan senang bisa ikut kegiatan praktik lapang di Papua Farm
“saya sangat senang bisa ikut praktik lapang di Papua Farm karena setelah saya mengikuti ini, saya baru paham kalo sayuran bukan hanya bisa ditanam menggunakan media tanah tetapi juga didalam pipa yang di aliri air dan sudah diberi nutrisi. Ini akan memudahkan pekerjaan apalagi bagi anak muda yang mageran” ujarnya
Papua Farm memiliki Visi di masa depan yang dimana tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan tanaman hydroponik dan lebih memperluas jangkaunnya. Di masa depan kak Billy ingin lebih banyak memperkenalkan inovasi pertanian, mengembangkan produk organik berkualitas tinggi. Dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk memajukan pertanian yang modern di Papua Barat Daya. Dengan penedekatan yang inovatif dan komitmen yang kuat, Papua Farm terus berkontribusi pada Pembangunan pertanian yang lebih efisien. (INZ)