MAHASISWA AGRIBISNIS UNIMUDA SORONG PERKUAT PEMAHAMAN ENGLISH FOR TOURISMPRENEUR MELALUI STUDI LAPANG DI RUMAH ETNIK

MAHASISWA AGRIBISNIS UNIMUDA SORONG PERKUAT PEMAHAMAN ENGLISH FOR TOURISMPRENEUR MELALUI STUDI LAPANG DI RUMAH ETNIK

Sorong – Pada 15 januari 2025, mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong bersama dosen pembimbing, Ibu Aldila Mawanti Athirah, M.Si, mengikuti kegiatan Pelatihan Pembuatan Kriya Noken, Mahkota, dan Kalung Bagi Generasi Muda di Sorong, Papua Barat Daya yang diselenggarakan oleh Gerakan Aksi Untuk Sorong (GAUNG. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang mata kuliah English for Tourismpreneur melalui pendekatan praktis berbasis budaya lokal. Acara dimulai dengan sambutan disampaikan oleh Tim Gaung Yekhonia Blesia yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya Papua melalui pelatihan ini. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pemilik Rumah Etnik Papua Kak Yanti yang mengapresiasi inisiatif kegiatan ini sebagai langkah konkret untuk melibatkan generasi muda dalam menjaga warisan budaya. Sambutan terakhir diberikan oleh Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Bapak Jonathan Simaela, S.Pd. yang menyampaikan bahwa budaya Papua adalah identitas yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.


Sebagai bagian dari kegiatan, pertunjukan tarian tradisional Papua disajikan oleh tim dari Rumah Etnik Papua, menciptakan suasana yang penuh kekayaan budaya. Selain itu, hasil karya para peserta pelatihan berupa noken, mahkota, dan kalung dipamerkan sebagai bukti keberhasilan mereka. Salah satu momen menarik dalam acara ini adalah challenge makan ulat sagu, makanan khas Papua. Peserta yang berani mengikuti tantangan ini mendapatkan doorprize berupa noken hasil pelatihan, menambah keseruan dan keunikan acara.
Kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman langsung kepada Mahasiswa Agribisnis tentang cara memadukan pelestarian budaya lokal dengan pengembangan pariwisata. Selain itu, mereka juga memperoleh wawasan baru tentang pentingnya warisan budaya dalam membangun strategi kewirausahaan pariwisata. Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, dengan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjaga kelangsungan budaya Papua dan menginspirasi generasi muda untuk bangga terhadap warisan leluhur mereka. (WAN)