Pelatihan Digital Marketing dan Packaging PPK Ormawa HIMAGRI 2025 : Wujud Pemberdayaan Tani Disabilitas di Klasuluk, Papua Barat Daya

Pelatihan Digital Marketing dan Packaging PPK Ormawa HIMAGRI 2025 : Wujud Pemberdayaan Tani Disabilitas di Klasuluk, Papua Barat Daya

Sorong, 9 Oktober 2025 — Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong melalui Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa kembali melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Digital Marketing serta Packaging dan Labelling” bagi kelompok tani disabilitas di Kelurahan Klasuluk, Kabupaten Sorong. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan produk secara digital serta memahami pentingnya desain kemasan dan label yang menarik dan informatif. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kelurahan Klasuluk, mitra kelompok tani disabilitas, serta pemateri utama yaitu ibu Dr. Indra Iriani Dewijanti, M.P. Dosen Prodi Agribisnis Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Dalam sambutannya, perwakilan dari Kelurahan Klasuluk menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa HIMAGRI. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya kelompok tani disabilitas. Dengan penguasaan digital marketing dan kemasan produk yang baik, hasil produksi masyarakat dapat dikenal lebih luas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani disabilitas mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang terus diberikan. “Kami sangat bersyukur atas adanya pelatihan ini. Selama ini kami belum terlalu memahami cara memasarkan produk secara online. Sekarang kami jadi tahu bagaimana membuat kemasan yang menarik dan memasarkan produk lewat media sosial,” ujar salah satu peserta pelatihan.

Pemateri, Dr. Indra Iriani Dewijanti, M.P., dalam penyampaian materinya menekankan pentingnya kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital di era modern. “Digital marketing bukan hanya tentang promosi, tetapi juga membangun citra dan kepercayaan pelanggan. Selain itu, kemasan dan label merupakan wajah dari produk yang akan menentukan daya tarik konsumen,” jelasnya.

Kegiatan ini juga disertai sesi praktik langsung, di mana peserta dilatih membuat desain sederhana untuk label produk serta strategi promosi digital menggunakan media sosial. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif bertanya mengenai strategi pemasaran yang efektif untuk produk olahan hasil tani mereka.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PPK Ormawa HIMAGRI 2025 berharap kelompok tani disabilitas di Kelurahan Klasuluk dapat meningkatkan kreativitas, memperluas jaringan pemasaran secara digital, dan mampu menghasilkan produk dengan kemasan yang lebih profesional, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi dan kemandirian kelompok. (DH)