Tingkatkan Wawasan Praktik Lapangan, Mahasiswa Agribisnis dan Dosen Agribisnis Kunjungi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan

Tingkatkan Wawasan Praktik Lapangan, Mahasiswa Agribisnis dan Dosen Agribisnis Kunjungi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan

Sorong, 21 Juli 2026 – Program Studi Agribisnis Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong bersama Mahasiswa Agribisnis melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Sorong Papua Barat Daya. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Agribisnis sebagai bagian dari pembelajaran lapangan untuk meningkatkan pemahaman mengenai peran karantina dalam menjaga keamanan hayati serta mendukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, peserta disambut oleh Ibu Linda, M.Sc., selaku Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan. Pada sesi pemaparan materi, beliau memperkenalkan profil Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta menjelaskan sejarah singkat, tugas, fungsi, dan peran karantina dalam mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya hama maupun penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan yang dapat mengancam sumber daya hayati Indonesia. Beliau juga menjelaskan berbagai pelayanan karantina yang diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk perlindungan terhadap lalu lintas media pembawa.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Supriyanto, selaku Ketua Tim Kerja Penegakan Hukum. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan perkarantinaan, mekanisme pengawasan, serta penegakan hukum sebagai upaya melindungi Indonesia dari ancaman hama, penyakit, dan pelanggaran lalu lintas media pembawa. Beliau juga menegaskan bahwa setiap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya wajib memenuhi persyaratan karantina yang berlaku, dan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai prosedur karantina, persyaratan pengiriman komoditas antar daerah, mekanisme pemeriksaan, hingga penanganan pelanggaran di bidang karantina. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai penerapan ilmu agribisnis di dunia kerja serta pentingnya peran karantina dalam mendukung ketahanan pangan, biosekuriti, dan kelancaran lalu lintas komoditas di Indonesia.

Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan mahasiswa mampu menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik yang diterapkan di lapangan. Program Studi Agribisnis UNIMUDA Sorong berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembelajaran yang aplikatif dan kolaboratif guna meningkatkan kompetensi mahasiswa serta mencetak lulusan yang profesional, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor agribisnis.

“Kunjungan ke Balai Karantina memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya perlindungan sumber daya hayati dan keamanan komoditas. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus belajar, memahami dunia kerja, dan berkontribusi dalam pembangunan agribisnis.” (LA)